Menu Sehat

Senjata Ampuh Pemulihan Setelah Exercise

Kombinasi Karbohidrat & Protein

Apa Itu Recovery dan Kenapa Penting?

Recovery bukan sekadar “tidur yang cukup” atau “tidak latihan hari ini”. Dalam konteks performa olahraga, recovery adalah proses pemulihan tubuh dari beban latihan, mulai dari memperbaiki jaringan otot, memulihkan simpanan energi (glikogen), mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit, hingga menormalkan sistem hormonal.

Tanpa recovery yang optimal, latihan berat justru jadi bumerang: performa bisa menurun, cedera lebih mudah terjadi, dan motivasi ngedrop.

Fokus Recovery Setelah Latihan

Yang perlu kita “isi ulang” segera setelah latihan adalah tiga hal utama:

1. Energi (glikogen otot & hati) → karbohidrat
2. Jaringan otot (protein otot yang rusak) → protein
3. Cairan dan elektrolit → air, sodium, potassium, dll.

Di artikel ini kita fokus pada point 1 dan 2, yaitu kombinasi protein + karbohidrat (P+C) untuk pemulihan optimal.

Kenapa Harus Kombinasi Karbohidrat & Protein?

Beberapa atlet atau fitness enthusiast hanya minum whey protein saja, atau hanya makan buah dan karbohidrat ringan. Tapi riset menunjukkan bahwa kombinasi P+C jauh lebih efektif untuk:
– Meningkatkan sintesis glikogen otot
– Meningkatkan sintesis protein otot (MPS)
– Mengurangi kerusakan otot (DOMS)
– Mempercepat adaptasi latihan jangka panjang

Penelitian: Ivy et al. (2002) menemukan bahwa kombinasi karbohidrat dan protein setelah latihan meningkatkan pengisian glikogen lebih banyak dibanding karbohidrat saja.
Berke & Luden (2019) menyimpulkan bahwa P+C meningkatkan protein synthesis hingga 200% lebih tinggi daripada karbohidrat atau protein saja.

Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi P+C?

Waktu adalah segalanya! Setelah latihan, tubuh berada dalam “window of opportunity” yang ideal:

– 0–30 menit pertama: kadar insulin naik → cepat memasukkan glukosa dan asam amino ke otot.
– 1–2 jam setelah latihan: masih efektif untuk replenishment glikogen & perbaikan otot.
– >2 jam: efek pemulihan menurun signifikan.

Tips: Jangan tunggu sampai lapar. Siapkan recovery meal/snack atau minuman segera setelah latihan (dalam 30 menit idealnya).

Berapa Banyak Karbohidrat dan Protein yang Dibutuhkan?

Karbohidrat:
– Untuk latihan ringan–sedang (45–60 menit): 0,5–1,0 gram/kg BB
– Untuk latihan berat atau dua sesi per hari: 1,0–1,2 gram/kg BB

Protein:
– 0,25–0,4 gram/kg BB atau sekitar 20–40 gram protein per konsumsi
– Protein cepat serap (whey, susu, telur) lebih disarankan pasca-latihan

Data: Morton et al. (2018) menemukan bahwa 20–40 gram whey protein pasca-latihan secara konsisten meningkatkan massa otot dan kekuatan pada atlet dan non-atlet.

Contoh Kombinasi Protein dan Karbohidrat untuk recovery

Menu Karbohidrat Protein Catatan
Roti gandum + telur + susu 40 g 25 g Mudah dibuat, cocok pagi atau siang
Nasi + ayam + tumis sayur 50–70 g 30 g Cocok untuk makan utama setelah latihan
Banana smoothie + whey protein 35 g 25 g Praktis, bisa dibawa ke gym
Kentang rebus + tahu tempe + alpukat 50 g 20–25 g Plant-based recovery meal
Bubur kacang hijau + susu UHT 40 g 12–15 g Versi lokal, enak dan bergizi

Kesimpulan

Recovery bukan tambahan, tapi bagian dari latihan. Dan strategi recovery dengan kombinasi karbohidrat dan protein setelah latihan adalah:

Cepat & efisien untuk isi ulang energi dan perbaiki otot

Wajib dilakukan dalam 30–60 menit pasca latihan

Disesuaikan dengan jenis latihan, durasi, dan berat badan

Bisa dibuat dari bahan lokal, hemat dan lezat

Jadi, setelah berkeringat di gym, lapangan, atau jalanan—jangan lupa berikan tubuh kamu “bahan bakar” yang tepat. Karena seperti mobil balap, mesin tubuhmu juga perlu bensin berkualitas dan perawatan rutin. Setelah Recovery  Kamu siap untuk latihan kembali, Semangat!!

Indra Jaya

Dietisien, sport nutrition enthusiast,

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button